Assalammualaikum Wr. Wb
Akhirnya setelah sekian lama
vakum aku memutuskan untuk kembali lagi menulis blog mengenai perjalanan
Backpacker, kali ini aku akan menuliskan pengalaman Backpacker ke Hongkong, Macau,
Malaysia pada tanggal 11 – 17 Agustus 2015 ( Shenzen diskip karena kekurang
dana :’(). Berikut ceritanya
Selasa, 11 Agustus 2015
Hari yang dinanti telah tibaa,
senangnya hati ini karena akhirnya bisa long long holiday. Oya kali ini
travelmate ku ada Ita (travelmate Singapore dan Malaysia), Mb Sindi dan Denis
(anak mb Sindi, 9 tahun). Setelah sebelumnya ijin pulang cepat dari kantor, saya
dan Ita diantar oleh Maminya ke bandara selepas ba’da Maghrib, agak sedikit
tegang juga karena pesawat kita akan take off pukul 20.30 WIB. Dan lagi Ita
belum menukarkan uang dan ngantri jadi makin panik aja. Untuk teman-teman yang
panikan kaya aku mending prepare 3 jam sebelum keberangkatan, karena pas di
bandara pasti ada aja hal yang bikin panik dari mulai ngantri counter check-in
atau ada aja yang ketinggalan yang pasti buat kita jadi panik. Hahahaha
Sekitar pukul 19.40 WIB sudah
duduk manis di gate keberangkatan internasional, sambil foto-foto narsis hahaha.
Oya, awalnya untuk backpacker ke Hongkong dan Macau ini aku ikut bareng
teman-teman dari komunitas yang punya tujuan sama tapi karena Ita dan Mb Sindi
mau ikut akhirnya aku memutuskan untuk pisah dengan teman-temanku karena
dikhawatirkan mereka akan terganggu perjalanannya dikarenakan ritme yang
berbeda ( ada anak kecil ). Aku bertemu dengan teman-temanku (sebenarnya baru
pertama kali juga bertemu hihihi) yaitu Nurul, Vitri, Esti, dan Fajar di Soeta
karena memang kami janjian bertemu disana, berkenalan dan ngobrol2 seputar
pengalaman Backpacker dan setelah itu tepat pukul 20.30 WIB pesawat Airasia
take off dan membawa kami menuju KLIA2.
Setibanya di KLIA2 kami langsung
menuju gateway2 (tempat istirahat di KLIA2) untuk bertemu dengan Imran dan
Maya. Karena kondisi sudah tengah malam sekitar pukul 12 (beda 1 jam dengan
Indonesia), kami memutuskan untuk istirahat, sebelumnya aku pergi ke toilet
karena melewati sevel sehingga aku beli roti tawar seharga RM 3.50 dan air
mineral 600ml seharga RM 2. Sebelum tidur, perut mulai bernyanyi akhirnya aku makan dulu
deh, aku makan burasa yang sengaja aku bawa dari rumah (minta tolong mama
buatin :D) persiapan karena di Macau nanti agak susah mencari makanan halal dan
juga karena mahal hehehe. Setelah makan tidur dehh...
Rabu, 12 Agustus 2015
Namanya juga tidur ngemper di
bandara jadi yaaa jauh dari kata nyaman, tidur ayam tepatnya hahahaha. Sekitar
pukul 2 pagi karena lokasi gateway2 yang kurang nyaman kami memutuskan untuk
pergi ke mushola yang berada di atas pintu keberangkatan. Alhamdulillah lumayan
nyaman walaupun dingin sekali, stelah tidur ayam sekitar pukul 5 pagi aku dan
Ita pamit duluan sama yang lain karena janjian ketemu sama Mb Sindi dan anaknya
di gate keberangkatan. Jadi Mb Sindi salah beli tiket yang seharusnya berangkat
pukul 8.30 malam menjadi 8.30 pagi, sehingga dia dan anaknya sudah lebih dulu
sampai di KL dan sempat keliling KL dulu. Setelah masuk dan melewati imigrasi
kamipun langsung menuju gate keberangkatan, tapi kami tidak bertemu dengan Mb
Sindi dan Dennis sampai akhirnya kami naik pesawat. Agak worry juga walaupun
kami masih komunikasi karena memang tersedia wifi gratis di KLIA2, tetap saja
khawatir karena belum bertemu. Tapi alhamdulilah Mb Sindi dan Dennis masuk
pesawat sebagai penumpang terakhir.
Perjalanan udara selama 3 jam
menuju Macau sangat mendebarkan, turbulence sepanjang penjalanan membuatku
tidak bisa tidur... hiks hiks. Alhamdulillah ketegangan itu akhirnya selesai,
tepat pukul 10.10 kami tiba di Macau International Airport, sempat mengambil
video walaupun akhirnya ditegur sama petugas lapangan :P. Setelah masuk bandara
kita langsung dihadapkan dengan imigrasi, karena Macau International Airport
ini tidak besar jadi sangat mudah dan cepat untuk eksplorenya. Oya, apabila mau
langsung menuju Hong Kong ada transfer langsung dari Macau International
Airport menuju Hongkong International Airport menggunakan kapal laut.
Setelah keluar dari imigrasi kami
mencari tempat duduk sementara untuk sekedar sarapan burasa + abon dan kentang
kering. Saat ke toilet ternyata aku melewati mesin minum tapi rupanya disini
seperti dispenser, lumayan isi ulang minum. Selesai makan kami langsung menuju
shuttle bus gratis dari hotel-hotel ternama, posisinya setelah keluar dari
imograsi ada disebelah kanan (lihat petunjuk bergambar bus) lurus saja sampai
keluar bangunan airport dan dari kejauhan nanti akan tampak banyak bus disana.
Kami naik bus dari The Venetian Hotel yang merupakan hotel bintang lima di
Macau didalam bus free wifi lohh ^-^. Sampai di The Venetian Hotel kami
langsung foto-foto karena interior Hotel yang bagus, dan juga menitipkan tas
gratis tapi ternyata penitipan tas sekarang sudah tidak gratis kita harus
merogoh kocek 10 MOP untuk menitipkan tas. Saran saya lebih baik tasnya
dititipkan saja karena jujur The Venetian Hotel ini luas banget dan pasti capek
kalau harus keliling dengan membawa koper, pengalaman saya yang tidak titip tas
dan akhirnya susah sendiri. Hiks...hiks
Setelah puas foto kami, langsung
mencari tempat petunjuk canal shoppes, tempat dimana kita akan menemukan canal
di dalam mall dengan gondolanya dan beratapkan langit buatan like Venetian di
Eropa posisi pintunya saat turun bus pas masuk kedalam The Venetian hotel
tengok sebelah kiri nanti akan kelihatan petunjuk The Canal Shoppes disamping
pintu (seperti pintu masuk rumah, keci). Setelah sampai di Canal Shoppes yaaa
kita foto-foto sampai bosen, rencananya kita mau langsung menuju The Ruin of st
Paul di Senado Square tapi karena sudah kecapean akhirnya kami memutuskan untuk
langsung menuju Hong kong. Naik shuttle bus gratis lagi menuju Terminal
Ferry Maritimo.
Beli tiket Ferry untuk Dewasa 153
HKD (adult) dan 138 HKD (child), perjalanan memakan waktu sekitar satu jam.
Sampai di Hongkong Ferry Terminal yang langsung tersambung dengan MTR Sheung Wa
station, kami langsung membeli kartu octopus yang fungsinya sama dengan EZ-Link
di Singapore jadi tidak perlu beli setiap akan naik MTR, tinggal tap selesai
deh agar lebih cepat. Harga Octopus 150 HKD sudah termasuk deposit 50 HKD dan
kartu ini bisa kita refund, hanya ada potongan Admin fee aku lupa berapa :D.
Kita langsung menuju ke Yau Ma Tei staion untuk check in di Golden Island
Guesthouse, Alhambra Building. Dan ini adalah kesalahan dalam pemilihan hostel
karena terletak ditengah-tengah MTR station, jadi lumayan jauh :’( dan tempatnya
juga menyeramkan. Kamar kami ada dilanttai 13 sedangkan resepsionis ada di
lantai 10, dan menurut informasi dari TKW Indonesia yang kebetulan karyawan di
hostel tempat kami menginap. Lantai 9, 8, 7 kalau tidak salah dengar adalah
tempat prostitusi...huhuhuhu. Awalnya ingin menghindar dari red district TST,
ini malah satu building dengan tempat prostitusi, alhamdulillah tidak satu
lantai.
Setelah istirahat sebentar, kami
langsung menuju daerah Mongkok untuk pergi ke Ladies Market. Kami memutuskan
untuk berjalan saja menuju Ladies Market karena hanya berjarak 1 station, disana
aku hanya sekedar window shopping karena. Mb Sindi dan ita bebrburu di Attude
Store dan sempat mampir ke tempat makan turki yang menjual kebab seharga 60 HKD
dan porsinya cukup besar. Setelah makan kita pun balik ke Guesthouse sambil
menikmati malam pertama di HK.
Alhamdulillah
Assalammualaikum wr wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar