Hari ke-6 kami masih berada di Melaka, setelah mandi, sholat
dan sarapan sekitar pukul 7.30 AM kami kembali
menjelajah Melaka. Kali ini kami mencoba berjalan menggunakan jalan yang berbeda untuk
merasakan suasana Melaka dari sisi lain. Kami mengunjungi Istana Kesultanan
Melaka, sebenarnya kalau ingin masuk ke kawasan ini dikenakan biaya masuk tapi
karena kondisi yang masih pagi dan tidak ada penjaga otomatis kita masuk dengan
gratis tis. Hehehehe
![]() |
| Setengah perjalanan menuju benteng |
![]() |
| Salah satu sudut Melaka |
Setelah capek mengitari Heritage City Melaka, kami
memutuskan untuk makan karena waktu sudah menunjukkan pukul 10.30 AM. Kami pun
juga tak lupa untuk ke money changer karena persedian uang kami hanya untuk
makan saat itu dan ongkos bus ke Melaka Sentral. Tapi sayang tak bisa dielakkan money changernya tutup, jadi hanya ada dua money changer di kawasan Heritage
City yang satu di pasar dekat menara Taming Sari yang satunya di kawasan Jonker
Street dan dua-duanya masih tutup. Kesempatan untuk membeli oleh-oleh pun
sirna, akhirnya setelah makan kami langsung menuju hostel untuk berkemas karena
kami harus menuju Melaka Sentral untuk melanjutkan perjalanan ke Singapore
karena besok kami akan flight dari sana.
![]() |
| Berfoto dengan pemilik Hostel |
![]() |
| Menghilangkan BT menunggu bus |
Setelah berpamitan dan foto dengan pemilik hostel kami
langsung menunggu ditempat pemberhentian bus. Lama sekali kami menunggu, hampir
satu jam tak kunjung datang. Sebenarnya ada taksi tapi uang ringgit kami tinggal
RM 13, untuk naik bus hanya RM 3/org sedangkan taksi RM 15-20. Banyak sekali
taksi yang menawarkan diri sampai ada seorang pak cik yang menawarkan jasa
taksinya tapi kami bilang uang kami tinggal RM 13 dan pak cik ini dengan baik
hati memberikan diskon jadi kami hanya bayar RM 13 saja. Alhamdulillah J
![]() |
| Nasi goreng lapis telur dadar :p |
![]() |
| Rumah makan di Melaka Sentral |
Setelah sampai kami langsung mencari money changer, karena
kami tidak punya ringgit lagi untuk naik bus ke Singapore dan makan siang
karena jam sudah menunjukkan pukul 2 PM. Alhmadulillah setelah puter-puter ada
satu money changer yang buka, setelah menukarkan uang kami langsung sholat lalu
makan siang.
Semua telah terkendali akhirnya kita mendapatkan tiket ke
Singapore dengan harga RM 30/org. Perjalanan kami balik ke Singapore
membutuhkan waktu 3 jam dan bus akan berangkat pukul 4.30 PM. Waktu yang
ditunggu tiba bus kami berangkat tepat waktu dan selama perjalanan kami
tertidur pulas sampai tiba di imigrasi Iskandar Muda kami disuruh turun untuk
cap imigrasi. Setelah selesai kami pun kembali lagi ke bus, tidak lama kami pun
disuruh turun kembali dengan membawa barang-barang untuk cap imigrasi masuk
Singapore di Woodlands Checkpoint. Sebelum kami turun dari bus, supir bus kami
menyampaikan kalau ada masalah jangan panik karena bus kami akan menunggu.
Kenapa beliau menyampaikan hal tersebut karena biasanya untuk masuk Singapore
agak lebih ketat bagi yang baru pertama kali apalagi pengguna paspor hijau seperti kami, tapi tidak
mengapa kok karena kami kan belum lama dari Singapore jadi tidak
masalah...hehehehe.
Setelah selesai, kami pun melanjutkan perjalanan kembali
tapi sayang perjalanan menjadi panjang hampir 5 jam karena hujan dan macet saat
diperbatasan. Setelah kami tiba di salah
satu mall sebagai tempat pemberhentian terakhir kami langsung mencari stasiun
MRT untuk kembali ke China Town karena Ita ingin membeli oleh-oleh kembali.
Setelah selesai kami langsung menuju Changi Airport.
Malamnya kami menginap di Changi karena kami mendapatkan
flight jam 5 pagi sehingga sangat sayang untuk menyewa hostel. Setelah
sholat dilahan yang kosong kami pun pergi ke MCD untuk numpang tidur secara bergantian.
Hari Ke – 7
Tidak terasa subuh pun tiba, setelah cuci muka dan sholat
subuh kamipun langsung menuju konter check in. Akhirnya kami kembali ke Jakarta
dengan selamat sentosa, terima kasih atas kunjungannya ke blog ku sampai jumpa di Backpacker selanjutnyaaa..... Byeee
Thin9









Tidak ada komentar:
Posting Komentar